Kami
tidak takut !!.... ya satu kalimat yang membakar semangat kita sabagai bangsa
indonesia yang telah diserang sekelompok teroris yang membuat gempar dunia akhir-akhir ini. Tapi
disini saya tidak membahas tentang teroris yang sedang dibicarakan banyak orang,
saya hanya ingin membahas reaksi bangsa indonesia setelah kejadian bom teror
yang terjadi di negeri ini.
Sebenarnya
tidak hanya dinegeri ini sih.. sebelumnya terjadi peledakan bom di perancis
yang menggegerkan dunia sampai-sampai
facebook membuat desain photo profil dengan bendera perancis yang banyak
dipakai oleh masyarakat indonesia sebagai tanda turut berduka cita, untuk
indonesia mana ya hehe.. Entah memang benar
turut berduka cita atau hanya untuk ikut-ikutan dengan yang lain supaya
tidak dikira kudet atau agar terlihat
keren memakai bendera negara yang dikenal dengan keromantisannya. Bukannya
su’udzan, tetapi bukankah memang seperti itu keadaan anak muda jaman sekarang ?
yang setiap hari duduk dan menatap layar komputer. bolehlah kalau mencari info,
tapi kalau yang gayanya sok ikut prihatin, komen komen nggak jelas, bisanya
cuma mengkritik pemerintah.
Hmmm...
maksudnya ayolah jangan cuma memojokkan pemerintah, berilah solusi.. pemerintah
membutuhkan solusi, penyemangat untuk bangsa dan yang bersifat membangun
lainnya, Bukannya kritik dan ejekan yang membuat kepala panas.
Lagu
“ KAMI TIDAK TAKUT “ merupakan lagu yang dinyanyikan pandji pragiwaksono dan
rilis pada tanggal 17 juli 2009, lagu yang menyemangati masyarakat indonesia
melalui lirik-liriknya yang berisikan bahwa jangan takut dengan terorisme yang
lagi hits saat ini dengan mengulang kalimat “ kami tidak takut “ yang
ditujukan kepada teroris-teroris, malah kita harus tetap maju untuk
mengalahkannya, bersatu menyatukan kekuatan ( kaya mau perang aja :D ).
Kita
memang akan berperang, perang yang lebih gerilya dari gerilyanya jendral
soedirman, tapi bukan berperang menggunakan senjata api. Minimal kita
menguatkan mental bangsa dan membantu korban-korban dari ladakan terorisme, tanamkan
dalam diri kita jangan suka menyalahkan pihak-pihak yang berwenang atas
kejadian tersebut. Sudah pasti mereka sudah berusaha bagaimana agar negara kita
aman dan tentram, tetapi namanya juga manusia.
Untuk
orang-orang yang bisanya mengkritik, memangnya tindakan apa yang telah kalian
lakukan untuk membatu mewujudkan negeri yang aman ?, itulah yang saya
maksudkan. Memang sih mereka ( polisi, tentara dll ) yang berkewajiban dalam
keamanan dan pertahanan, tapi kita juga harus ikut berpartisipasi membantu
bukan. Indonesia itu luas bro.. kalo ada yang bilang “ salahnya gue nggak da
masukin jadi anggota polisi dll “ memangnya punya badan keamanan itu nggak
membutuhkan uang ? pasti perlu gaji untuk menghidupi anak istrinyalah,
bayangkan saja sudah masuk polisi/tentara itu sulit, sudah jadi anggota malah
nggak dibayar. Kata orang jadi anggota seperti itu harus ikhlas dalam rangka
cinta dan bela negara.. trus anak istri di kasih makan apa bro !?..memangnya
nggak boleh mereka memiliki hak hidup layaknya orang biasa.
Jangan kita berpikir kalau kita harus
dilayani negara, pikirkanlah apa yang telah kita berikan untuk negara. Maka
dari itu, marilah anak muda sebagai cikal bangsa merubah pandangan untuk selalu
dilayani, menjadikan mental kita mental pejuang.
Berjuang bersama dan maju bersama,
bersatu bagaikan sapu lidi yang terikat kuat.. mengusir lalat yang menyebabkan
penyakit dinegeri ini, angkat saudara-saudara kita yang menjadi korban
kekejaman fanatik yang berlebihan...kita satukan rasa untuk jalan yang
selaras.. kita gandengkan tangan kita membentuk tameng tanah air tercinta,
lindungi orang-orang tercinta.. ingatlah betapa berat para pejuang dulu
mempertahankan tanah air yang kita injak ini.. kita tidak perlu memegang
senjata api untuk melawan para peneror.. sudah ada bagiannya bro.. tunjukkan
bahwa KITA BENAR-BENAR TIDAK TAKUT MELAWAN TERORISME !



0 komentar:
Posting Komentar