OTAK KIRI VS OTAK KANAN

by 08.15 1 komentar

Otak manusia dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kiri dan otak kanan. Otak kiri cenderung kiri berpikir secara sadar, bernalar melalui logika, menganalisis dan mengatur emosi dan otak kanan cenderung berpikir secara tidak sadar, berhubungan dengan kreativitas. Dalam desain dapat dikatakan otak kanan melihat referensi visual secara keseluruhan, seperti apa itu pemandangan? Kemudian baru melihat rincian yanga ada di gambar tersebut. Sedangkan otak kiri melihat rinciannya terlebih dahulu, baru menyimpulkan apa yang terdapat pada karya seni tersebut.
Orang-orang dengan dominan otak kanan lebih bergantung pada referensi visual untuk memahami dan sering kali belajar visual. Mereka lebih emosional dan mampu untuk memahami serta merefleksikan perasaan mereka. Kemudian, mereka juga sangat intuitif dan memiliki keingin tahuan yang sangat tinggi. Tetapi negatifnya, orang yang berdominan otak kanan cenderung tidak teratur dan kurang dalam memanajemenkan waktu mereka.
Sedangkan orang-orang yang berdominan otak kiri sangat teroganisir. Mereka menyukai deadline. Mereka juga orang yang lebih suka mendengarkan daripada membaca sesuatu dan lebih mengandalkan kata-kata untuk mengingat daripada alat bantu visual. Tetapi negatifnya, karena mereka orang-orang yang terincistep-by-step serta cara algoritmik, mereka sangat rentan terhadap kesalahan.
HUBUNGANNYA DENGAN DESAIN
mungkin dari penjelasan di atas, anda berpikir bahwa orang yang dominan otak kanan lebih kreatif dari pada orang yang dominan otak kiri. Sebenarnya hal itu harus dikaji lebih baik. Bagi mereka yang dominan otak kanan, mereka dikatakan lebih kreatif dalam mendesain karena pandangan mereka melihat dunia lebih luas daripada orang lain. Sedangkan dominan otak kiri jauh lebih umum dan lebih analitis. Mereka bisa lebih kreatif dalam mendesain dari orang-orang dominan otak kanan, tetapi dengan cara yang berbeda. Untuk lebih memahami sifat artistik kedua belah pihak, mari kita lihat beberapa contoh dibawah ini:
ABSTRAKSI = OTAK KANAN
Orang berotak kanan mungkin bersandar lebih ke arah seni abstrak, karena kurangnya ketertiban dan kekacauan. Abstraksi juga memberikan konsep tanpa batas, sehingga dapat dianggap lebih outside-the-box, atau kreatif. Seni abstrak juga dikenal untuk menggambarkan emosi, bahkan dengan tidak ada bukti visual keras. Orang berotak kanan mungkin lebih mudah dapat menangkap makna sepotong abstrak lebih dalam.

 REALISME = OTAK KIRI
Sedangkan orang berotak kiri lebih tertarik dengan seni yang tertib dibandingkan abstrak. Apa yang dimaksud dengan seni tertib? Seni tertib lebih mengarah ke foto yang realitis seperti pemandangan, model atau apa saja yang berhubungan dengan pedoman dan bentuk.

PAHAMI GAYA ANDA
Seperti yang dikatakan diatas, orang yang berdominan otak kanan cenderung lebih ke arah abstraksi sementara orang-orang berotak kiri cenderung lebih ke arah realisme. Jika kita memiliki karakteristik campuran, kita mungkin cenderung ke arah campuran. Termasuk dalam hal mendesain.
Anda perlu menemukan gaya Anda, dan coba campurkanlah pilihan Anda antara abstraksi dan realisme. Menambahkan bentuk yang lebih mungkin bagi mereka yang berdominan otak kiri lebih kuat, tetapi dengan petunjuk dari pemikiran otak kanan. Abstraksi dengan sedikit bentuk mungkin bagi mereka yang berdominan otak kanan, tetapi memiliki sedikit pemikiran otak kiri. Jika Anda bisa menggabungkannya dengan baik hal itu dapat mencapai keseimbangan yang lembut.

Lihatlah beberapa jenis desain, dan buatlah catatan yang menarik bagi Anda. Kemudian simpanlah dalam koleksi Anda agar Anda dapat teliti kesamaan mereka. Kemudian uji sisi abstraksinya dan analisis. Jika Anda sudah lihai dalam melakukan hal ini, artinya Anda sudah berhasil mencampurkan sisi otak kanan dan kiri anda.
PATUHI OTAK ANDA
Jika Anda suka organisasi, tidak ada salahnya untuk menggunakannya dalam mendesain desain Anda. Jangan merasa perlu untuk lebih kreatif dengan menjadi lebih unik, berbeda, atau bahkan menjadi aneh. Satu bisa sama seperti aslinya dengan menggunakan pengukuran, bentuk, pola, dan aturan. Bagi orang-orang berotak kiri cobalah membuat satu aturan untuk mematuhi seluruh desain, dan kemudian datang dengan cara-cara yang berbeda-beda untuk mengubah aturan bahwa seluruh desain untuk membawa lebih banyak variasi . Misalnya, gunakan hanya satu bentuk dan mengubahnya menjadi gambar besar, gunakan hanya satu warna dalam nuansa yang berbeda, atau mencoba karya seni isometrik.





Jika Anda tidak menyukai bentuk, dan lebih suka mencoba abstraksi ekstrim , kemudian cobalah lakukan itu. Jangan tahan diri Anda untuk batas karena Anda merasa bahwa karya seni dibutuhkan organisasi. Hal ini dapat dilakukan, tetapi tidak harus. Sedangkan untuk orang berotak kanan harus mencoba bereksperimen dengan warna yang berbeda, pola, tekstur , dan apa pun, sambil menjaga gambaran besar dalam pikiran . Karena dominasi kanan berarti melihat gambaran besar dan kemudian detail, bayangkan hasil pertama, dan kemudian detail sepanjang jalan.
Sumber : http://blog.sribu.com

Moh. Nur Setyo

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

1 komentar: